ask dr laurier

Punya pertanyaan seputar kewanitaan dan Menstruasi?

Benarkah Kunyit Bisa Atasi Nyeri saat Menstruasi?

Benarkah Kunyit Bisa Atasi Nyeri saat Menstruasi?

Author:

07 Oct 2022

Benarkah Kunyit Bisa Atasi Nyeri saat Menstruasi?

Berdasarkan hasil penelitian yang pernah dilakukan, mengonsumsi minuman kunyit asam bisa secara efektif mengurangi rasa nyeri menstruasi tanpa menimbulkan efek samping. Sementara pada penelitian lainnya di tahun 2022, menunjukkan bahkan kunyit dapat membantu NSAID bekerja lebih efektif untuk melawan nyeri menstruasi.

Walaupun begitu, kunyit merupakan rempah yang umum digunakan sebagai bahan masakan, jadi jika kamu memang pernah mencoba mengonsumsinya dan merasakan manfaatnya, tidak ada salahnya untuk melanjutkannya. Selama dalam batas wajar dan tidak berlebihan, kamu boleh mengonsumsinya setiap hari.

Hanya saja, untuk kamu yang menderita suatu penyakit tertentu dan harus mengonsumsi obat jangka panjang, ada baiknya melakukan konsultasi pada doktermu dulu ya. Sebab, kandungan pada kunyit terkadang berefek pada manfaat obat yang sedang dikonsumsi.

Selain mengonsumsi minuman kunyit, pikiran yang tenang juga dapat membantu mengurangi rasa nyeri menstruasi, loh! Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menenangkan pikiran adalah dengan memilih pembalut yang tepat, seperti Laurier Super Slimguard. Pembalut ini dilengkapi teknologi Lapisan Ultra Tipis 1mm & Quick Dry Sheet yang mampu menyerap cairan 200x lebih cepat dan maksimal sehingga permukaannya tetap kering. Selain itu, Laurier Super Slimguard memiliki permukaan yang lembut dan fleksibel mengikuti bentuk tubuh sehingga nyaman digunakan tanpa rasa ganjal.  

Related Articles

28 Aug 2019

Awas, Jangan Percaya Mitos Tentang Pembalut!

Pembalut memang udah jadi kebutuhan dan teman setia para cewek pas menstruasi. Betul banget kan, Gir...
14 Jun 2019

Cara Tepat Memakai Pembalut

Kalau lagi menstruasi pasti kamu butuh pembalut kan, Girls? So, kamu juga pasti udah tau kalau fungs...
14 Aug 2019

Jauhi 6 Kebiasaan Ini Biar PMS Nggak Makin Parah

Data lembaga kesehatan dunia, WHO menyatakan 50% perempuan usia produktif mengalami PMS yang relatif...